Proyek musik VELHMORA resmi melakukan debut pada 14 Januari dengan merilis EP self-titled berisi tiga lagu. Sehari setelahnya, pada 15 Januari, VELHMORA merilis video musik untuk lagu “CRPTD”, yang menampilkan konsep visual futuristik dan transhumanisme sesuai dengan arah musikal mereka.
Tentang VELHMORA
VELHMORA dipimpin oleh Seiya, gitaris dari band Jepang THE DESPERADO dan mantan anggota DEVILOOF. Proyek ini menjadi debut internasional Seiya, dengan menggandeng vokalis asal Meksiko Iesous Roxo dari band Stay Design sebagai frontman.
Kolaborasi lintas negara ini menandai langkah baru Seiya di ranah deathcore modern, dengan pendekatan global baik dari sisi personel maupun distribusi.
Konsep Musik dan Visual
Secara musikal, VELHMORA menggabungkan deathcore ekstrem, riff gitar berat, vokal tidak manusiawi, serta elemen orkestral dan elektronik. Pendekatan ini selaras dengan tren deathcore modern yang mengedepankan tema teknologi, distopia, dan post-human.
Video musik “CRPTD” menampilkan visual makhluk setengah manusia dan setengah mesin, memperkuat tema dunia futuristik yang rusak akibat evolusi teknologi. Estetika visual ini sejalan dengan konsep transhumanisme yang kini cukup populer dalam skena metal ekstrem internasional.
Daftar Lagu EP VELHMORA
EP debut ini berisi tiga lagu:
- CRPTD
- Code
- .bin
Lagu “.bin” menghadirkan Thomas O’Malley, bassist dari band death metal INGESTED dan WORM SHEPHERD, sebagai musisi tamu. Kehadiran Thomas memperkuat sisi teknis dan agresif dari rilisan ini.
Posisi di Skena Deathcore
Dengan latar belakang anggota dari Jepang, Meksiko, dan Inggris, VELHMORA diposisikan sebagai proyek deathcore internasional yang menyasar pasar global. Perpaduan visual futuristik, produksi modern, dan kolaborasi lintas negara menjadikan debut ini relevan dengan perkembangan terbaru di genre metal ekstrem.
